Creative - Salam Imajinatif


Saya akan sedikit mengajak dan membuka pola pikir teman-teman seputar creative khususnya di dunia televisi. Creative adalah "having or showing an ability to make new things or think of new ideas" seperti itulah kira kira. Tapi kalau di dunia pertelevisian khususnya di Indonesia, kerja seorang creative lebih memberikan pemikiran yang inovatis dalam modifikasi sebuah program TV. Kenapa bisa seperti itu ? bukan kah memberikan sebuah ide baru lebih pantas disebut creative ? Betul dan saya setuju. Tapi kita harus tetap dapat melihat konteks dimana kita bekerja, dunia seni industri atau independet. Karena dari masing-masing institusi memiliki visi dan misi yang berbeda-beda. Ada yang lebih mengutamakan idealisme sehingga terciptalah sebuah karya seni yang hanya mampu dinikmati oleh kalangan tertentu, ada juga yang memberikan sebuah ide creative kearah yang komersil sehingga mendapatkan keuntungan dari ide-ide tersebut.

Disini saya akan share pengalaman saya selama mejadi seorang creative tv :
POLA PEMIKIRAN :

ANALITIS
  • Logis
  • Didukung data
  • Konvergen: jawaban berupa satu kesimpulan

CREATIVE
  • Imajinatif
  • Didukung intuisi & pengalaman
  • Divergen: jawaban berupa banyak alternatif kesimpulan 

SKAMPER (Bob Eberle)
  • Substitusi  (Substitute)
  • Kombinasi (Combine)
  • Adaptasi (Adapt)
  • Modifikasi (Modify / Magnify)
  • Penggunaan Lain (Put To Other Use)
  • Eliminasi (Eliminate / Minimize)
  • Reverse (Rearrange)

BRAINSTORMING
  • Ide yang banyak
  • Sejumlah orang
  • Waktu yang cukup
  • Leader

RULES
  • Tunda penilaian
  • Lepas bebas
  • Banyak ide
  • Saling support
  • Ada yang memutuskan & bertanggungjawab
Mungki point - point tersebut yang mewakili saya sampai saat ini bisa turut menyumbangkan karya dan ide pada sebuah program televisi (Apa aja itu, nanti saya share kok hehehe). Untuk itu, mari terus berpikir Creative untuk dapat memberikan dampak positif di sekitar kita. Salam Imajinatif bro !
Previous
Next Post »